Manajemen Mitigasi Bencana Pada Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mengurangi Risiko Bencana Gempa Bumi

Irawan Irawan(1), Yuli Subiakto(2), Bambang Kustiawan(3),
(1) Mahasiswa Universitas Pertahanan RI, Indonesia
(2) , 
(3) , 

Abstract


Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis upaya mitigasi dalam penanganan gempa bumi pada pendidikan anak usia dini dengan menggunakan pendekatan pembelajaran model PURINA yang didasari memalui penguatan manajemen bencana melaui pendidikan sejak dini dalam bentuk penerapan kurikulum pembelajaran kebencanaan di tingkat satuan PAUD. Bencana merupakan salah satu bentuk ancaman non-militer dalam keamanan nasional. Dalam keamanan nasional, bencana sebagai salah satu tolak ukur bahwa negara tersebut aman atau tidak. Bencana sangat mengancam kehidupan sosial masyarakat yang berlaku yang pada akhirnya mengancam keamanan nasional suatu negara. Ancaman yang dirasakan penduduk Indonesia adalah semakin marak terjadinya kejadian bencana yang terjadi di hampir seluruh Indonesia. Gempa bumi secara pola mekanisme adalah salah satu bencana alam yang dalam siklus tertentu akan terus berulang kemabli, ketika akumulasi energy tabrakan maksimum berada pada suatu titik lapisan bumi sudah tak sanggup menahan tumpukan energy yang kemudian energy tersebut akhirnya akan dilepas dalam bentuk guncangan gempa bumi (literasipublik.com). Mengenal istilah mitigasi asal katanya dari Bahasa Latin, yaitu mitis (jinak) dan agare (melakukan). Mitigasi dilakukan untuk menjinakkan sesuatu dimana dalam pembahasan ini berarti bencana. Oleh karena itu, serangkaian tindakan yang dilakukan secara sistematis untuk mengurungi risiko dan dampak bencana. Mitigasi bencana menjadi bagian dari tahap awal penanggulangan bencana (sebelum bencana) (wikipedia.org). Gempa bumi dan yaitu satu dari sekian banyak bencana alam yang secara terus menerus terulang di daerah-daerah di Indonesia menimbulkan kerugian materi, korban jiwa dan taruma yang berkepanjangan. Berdasarkan kenyataan itulah harus ada upaya preventif semua pihak yang dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak kerugian yang ditimbulakannya dengan manajemen mitigasi bencana sejak dini di satuan pendidikan.


Keywords


Gempa Bumi; Mitigasi; Pendidikan Usia Dini.

Full Text:

PDF

References


Amalia, D. (2020). Mitigasi Bencana. Online: (https://www.studiobelajar.com/mitigasi bencana/), diakses senin, 11 Oktober 2021 pukul 10.00 WIB

Athoillah, A. (2010). Dasar-Dasar Manajemen. Bandung: Pustaka Setia Literasipublik.com (https://www.literasipublik.com/wilayah-indonesia-rawan-bencana), diakses, senin, 11 Oktober 2021 pukul 11.15 WIB.

McCaffrey, R., & Nabelek, J. (1987). Earthquakes, gravity, and the origin of the Bali Basin: An example of a Nascent Continental Fold-and-Thrust Belt. Journal of Geophysical Research, 92(B1), 441. https://doi.org/10.1029/JB092iB01p00441

Miles, M. B., Huberman, M. A., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). California: SAGE Publication, Inc

Mujiburrahman, M., Masjudin, M., Irawan, D., Zaenudin, M., Septiana, W., Suhaini, S., & Irwansyah, I. (2019). KKN KBM Berbasis Masjid Sebagai Model Trauma Healing Berkelanjutan Pasca Gempa di Lombok Utara. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 1(1), 36–44. https://doi.org/10.36312/sasambo.v1i1.122

Nuraeni, N. (2014). STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 2(2), 143. https://doi.org/10.33394/j-ps.v2i2.1069

Nurjanah, Sugiharto R., Kuswanda Dede, BP Siswanto, Adikoesoemo. (2012). Manajemen Bencana. ALFABETA : Bandung.

Hariawan, R., Ulfatin, N., Huda A. Y., M., & Arifin, I. (2019). Contributions Management of Parenting and Education Program to Strengthen the Service Three Early Childhood Education Center. International Education Studies, 12(2), 100. https://doi.org/10.5539/ies.v12n2p100

Prihantoro, Rudy. (2012). Konsep Pengendalian Mutu. Bandung: Remaja Rosdakrya Sutikno, S. (2012). Manajemen Pendidikan. Lombok: Holistic Sodikin,A. (2018). Melihat Kembali Gempa Lombok 2018 dan Sejarah Kegempaannya.

Sonjaya, MRM. (2020). Manajemen Komunikasi Bencana Gempa Bumi Lombok Pada Masa Tanggap Darurat Di Lombok Nusa Tenggara Barat. Online: (http://eprints.ums.ac.id/80027/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf), diakses 6 Agustus 2021.

Takasaki, Y. (2016). Learning from disaster: Community-based marine protected areas in Fiji. Environment and Development Economics, 21(1), 53-77. doi:10.1017/S1355770X15000108 Tim. (2019). Bahan Ajar Pendidikan Pengurangan Risiko Bencana (Model PURINA). Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Selatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Online: (https://bnpb.go.id/ppid/file/UU_24_2007.pdf)

Dhita Paranita Ningtyas, Duana Fera Risina “Pengembangan Permainan Sirkuit Mitigasi Bencana Gempa Bumi Untuk Meningkatkan Self Awareness” (Jurnal Caksana-Pendidikan Anak Usia Dini)

Witvorapong N, Muttarak R, Pothisiri W. (2015). Social Participation and Disaster Risk Reduction Behaviors in Tsunami Prone Areas. PLoS ONE 10(7): e0130862. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0130862




DOI: https://doi.org/10.33369/pendipa.6.2.609-615

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Irawan Irawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

PENDIPA Journal of Science Education is indexed by :

 

PENDIPA Journal of Science Education
Graduate School of Science Education, University of Bengkulu

Jl. WR Supratman, Bengkulu 38371, Indonesia
https://ejournal.unib.ac.id/index.php/pendipa
Email: lutfi@unib.ac.id

View My Stats