Main Article Content

Abstract

Bahan ajar monoton sering kali mengurangi keterlibatan dan menghambat kemampuan menulis puisi siswa. Pembelajaran puisi yang mengintegrasikan tema lingkungan dan pendekatan praktis dapat meningkatkan minat dan keterampilan menulis puisi siswa. Adapun permasalahan yang  akan diselesaikan dalam penelitian ini adalah bagaimana kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk peserta didik kelas VIII SMP di Bengkulu Selatan ? Dan bagaimana  kelayakan modul pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang dikembangkan dapat memfasilitasi peserta didik kelas VIII di Bengkulu Selatan dalam menulis puisi? Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk siswa kelas VIII SMP di Bengkulu Selatan dan mengembangkan modul pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang layak untuk siswa SMP kelas VIII di Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Guru dan siswa kelas VIII SMP N 11 Bengkulu Selatan terlibat di dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk siswa kelas VIII SMP yaitu pembelajaran di luar kelas, memiliki banyak contoh puisi lingkungan, pendekatan kontekstual/CTL digunakan di dalam pembelajaran dan menghasilkan produk pembelajaran. Untuk pengembangan modul pembelajaran sangat layak digunakan dari segi materi, media, dan bahasa, serta mendapat respon positif dari guru dan siswa serta mampu menghasilkan antologi puisi..Dengan lingkungan sebagai sumber belajar, modul ini memungkinkan siswa mengalami langsung proses penulisan puisi, sehingga memberikan pemahaman yang lebih bermakna.

Keywords

Berbasis Lingkungan Modul Pembelajaran Puisi

Article Details

References

  1. DAFTAR PUSTAKA (BIBLIOGRAPHY)
  2. ’Ulum, I. (2016). Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Anak. https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JERR/article/download/2158/pdf
  3. Agustin, E. Y., Hasanah, M., & Dermawan, T. (2019). Pengembangan Modul Menulis Puisi Lingkungan Menggunakan Strategi 5M. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 4(12), 1610–1617. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/
  4. Aisyi, A. N., Muti’ah, A., & Purnomo, B. E. (2018). Bahan Ajar Menulis Teks Prosedur Berbasis Kitab Safinatun Najah di Lingkungan Pesantren. Retorika, 108–118. https://doi.org/10.26858/retorika.v11i2.6213
  5. Amitha Shofiani Devi, Khusnul Hotimah, Ramadhan Sakha A, Achmad Karimullah, & M. Isa Anshori. (2024). Mewawancarai Kandidat: Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas. MASMAN : Master Manajemen, 2(2), 66–78. https://doi.org/10.59603/masman.v2i2.387
  6. Astuti, E. (2021). Model Contextual Teaching and Learning ( CTL ) Bermedia Karikatur dalam Pembelajaran Menulis Cerpen dan Dampaknya terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Cisarua Tahun Pelajaran 2020 / 2021. 4(2), 96–106. http://journal.unpas.ac.id/index.php/wistara/article/view/4409
  7. Br Sinaga, N. Y., & Rosmaini, R. (2022). PENGEMBANGAN MEDIA POSTER DALAM PEMBELAJARAN MATERI KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA SMP KELAS VIII. Basastra, 11(1). https://doi.org/10.24114/bss.v11i1.33154
  8. Dalimunthe, R. R. (2022). Pengembangan E-Modul Pembelajaran Matematil Berbasis Kontekstual dan Nilai Keislaman pada Materi Transformasi Geometri untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa kelas IX SMP. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
  9. Dereh, N., Suyitno, I., & Harsiati, T. (2021). Analisis Kebutuhan untuk Pengembangan Bahan Ajar Membaca Pemahaman bagi Mahasiswa Thailand Tingkat Menengah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 6, 1238–1245. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/
  10. Eneste, P. (2009). Proses Kreatif:Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang. In P. Eneste (Ed.), Jilid 1 (hal. xiv+258). Kepustakaan Populer Gramedia (KPG).
  11. Johnson, E. B. (2014). Contextual Teaching and Learning: Menjadi Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna (I. Sitompul (ed.); I. Setiawan (penerj.)). Penerbit Kaifa.
  12. Khoirot, T. (2015). Pengembangan dan Uji Kelayakan Modul Pembelajaran Microsoft Access 2010 sebagai Bahan Ajar Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi untuk Kelas XI SMK Negeri Bansari. Universitas Negeri Yogyakarta.
  13. Laila. (2023). Model ADDIE: Pengertian, Komponen, Keunggulan dan Penerapannya! Gramedia.com. https://www.gramedia.com/literasi/model-addie/?srsltid=AfmBOopIxFLyS3BtlIRvUMhWRFZ7r28EhHoNEijnYWaSUhBmP85J0h
  14. Libiawati, D., Indihadi, D., & Nugraha, A. (2020). Analisis kebutuhan Penyususnan BukuAjar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Menulis Teks Esplanasi. PEDADIDAKTIKA:JurnalIlmiahPendidikanGuruSekolahDasar, 7(2), 77–82. http://ejournal.upi.edu/index.php/pedadidaktika/index
  15. Magdalena, I., Sundari, T., Nurkamilah, S., Ayu Amalia, D., & Muhammadiyah Tangerang, U. (2020). Analisis Bahan Ajar. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 311–326. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/nusantara
  16. Mashudi. (2020). CTL: Contextual Teaching and Learning. LP3DI Press.
  17. Masrura, L., Rustam, & Suryani, I. (2023). Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerita Fantasi pada Kurikulum Merdeka Belajar. Literasi: JUrnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sasatra Indonesia dan Daerah, 13(2), 2549–2594.
  18. Ngatiningsih. (2024). Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Siswa. BPMP Bengkulu. https://bpmpbengkulu.kemdikbud.go.id/lingkungan-sebagai-sumber-belajar-siswa/
  19. Noprianti, D., & Fijiastuti, A. (n.d.). Media Pembelajaran Teks Cerita Fantasi Berbasis Komik.
  20. Oktavia, Y., & Hulu, F. (2017). Pengembangan Modul Ejaan Bahasa Indonesia Berbasis Pendekatan Contextual Teaching and Learning. 2(2), 250–265. https://doi.org/https://doi.org/10.32528/bb.v2i2.835
  21. Rasita, N. (2021). Pengembangan bahan ajar teks prosedur berbasis kearifan lokal untuk siswa SMP kelas VII. In Jurnal Analisa (Vol. 7, Nomor 2). https://doi.org/10.15575/ja.v7i2.13259
  22. Rivaldi, A., Feriawan, F. U., & Nur, M. (2023). Metode pengumpulan data melalui wawancara. Sebuah Tinjauan Pustaka, 1–89.
  23. Rusdi, M. (2018). Penelitian Desain dan Pengembangan Kependidikan (Konsep, Prosedur dan Sintesis Pengetahuan Baru). PT RajaGrafindo Persada.
  24. Safitri, D. (2019). Kemampuan Menganalisis Unsur Pembangun Puisi SIswa Kelas X SMA Negeri 1 Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan Tahun Ajaran 2018/2019. Universitas Islam Riau.
  25. Selibauti, L., Karim, M., & Wibowo, I. S. (2018). Pengembangan Experiential Learning untuk Siswa Kelas VIII SMP. Pena: jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 8(1), 23–34. https://repository.unja.ac.id/1967/1/ARTIKEL LIYA SELIBAUTI.pdf
  26. Sitanggang, E. H., Hasratuddin, H., & Juhana, J. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3). https://doi.org/10.29303/jipp.v8i3.1546
  27. Sudiyono. (2020). CTL Contextual Teaching and Learning dalam Pembelajaran Menulis Puisi di SMP (Z. Arifin (ed.)). Penerbit Adab.
  28. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutopo (ed.); Kedua). ALFABETA.
  29. Sumarno. (2021). Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) pada Materi Gejala Alam Indonesia dan Negara Asia Tenggara di Sekolah Dasar (A. Kori (ed.)). Pustaka Egaliter.
  30. Thamimi, M., Alimin, A. A., & Sulastri, S. (2022). Pendampingan Pembuatan Buku Antologi Puisi Siswa Di Smp Negeri 3 Sungai Kakap. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 95–100.
  31. Widuroyekti, B. (2010). Pembelajaran Puisi di Sekolah Dasar Sebagai bagian dari pengembangan Pribadi. In Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Ilmu Sosial, Humaniora dan Pendidikan Untuk Membangun Karakter Bangsa (hal. 252–264). Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/id/eprint/8572