Isi Artikel Utama
Abstrak
This study aims to analyze the logical feasibility, empirical and student learning outcomes profile. The product of developing the HOTS Assessment Instrument in Class IV Science Learning at SDN 21 Bengkulu Tengah. This research is a Research and Development (R&D) study. The model used in development is the ADDIE model. The subjects in the study were students of SD Negeri 21 Bengkulu Tengah, totaling 20 students in grade IV. The instrument used in this study was an interview guide, and the concept comprehension test was in the form of multiple choice questions. To measure the logical and empirical feasibility of conceptual understanding, it was carried out on fourth grade elementary school students. The data analysis technique in this study is validation analysis using Aiken's V and Interrater Reliability, as well as quantitative analysis using the research profile. From the results of the research it is known that the results of material, language, and design validation of the assessment on HOTS questions are very feasible and well used in learning so that students are happy and interested in learning. The results of this study only calculate the value of success, namely the profile of student learning outcomes answering the level of C4 82% and C5 77.50% in terms of multiple choice questions.
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2023 Rinto Hartono, Endang Widi Winarni, Irwan Koto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
Referensi
- Abdullah. 1998. Pembelajaran IPA di SD. Jakarta: Universitas Terbuka
- Afifi, Z., & Nugroho, D. H. (2018). Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah: Studi Kasus Kabupaten Kudus. Jurnal Kajian Akuntansi, Vol. 2, No. 1.
- Ali. L.U. (2018). Pengelolaan Pembelajaran IPA Ditinjau Dari Hakikat Sains Pada SMP Di Kabupaten Lombok Timur. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian dan ilmu Pembelajaran Matematika dan Ipa. Vol.6 No. 2. 104-112.
- Anderson, L.W., dan Krathwohl, D.R. (2001). A Taxonomyfor learning , Teaching and assesing, A Revision of bloom’s Taxonomy of education objectif. New York: Addision Wesley Lonman Inc.
- Antara, I.G.W., Arnyana, I.B.P., & Margunayasa, I.G. (2021). Pengembangan Instrumen Penilaian Bebrasis HOTS (Keterampilan berpikir tingkat tingggi) pada tema ekosistem siswa kelas V. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol 2 No. 2, Agustus. Diunduh pada tanggal 2 November 2021.
- Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
- Asrijanty, & Hadiana,D. (2019). Panduan Penulisan HOTS – Higher Order Thingking Skills. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.
- Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
- Azwar, S. (2016). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
- Bloom, B. S,. (1956). Taxonomy of Educational Objective : The Classificationof Educational Goals, Handbook I Cognitive Domain. New York : Longmans, Green and Co.
- Cahyadi, A. (2019). Pengembangan Media dan Sumber Belajar. Serang. Laksita Indonesia
- Cahyadi, R. A. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Addie Model. Halaqa: Islamic Education Journal, 35. doi:10.21070/halaqa.v3i1.2124
- Deni, A. & Hadiana. (2019). Panduan Penulisan Soal HOTS-Higher Order Thinking Skills. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.
- Depdiknas .(2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan nasional.
- Dhini. M. S, Sunarti. I & Riadi B. (2019). Pengembangan Instrumen Penilaian berbasis HOTS (Higher order Thingking Skills). Bahasa, sastra dan pembelajarannya. 1-6
- Ekawati. E dan Sumaryanta. (2011). Penegembangan Instrumen Pendidikan Pembelajaran Matematika SD/SMP. Yogyakarta: Kementerian Pendidikan Nasional PPPPTK Matematika
- Firdausi. B. W., Warsono & Yermiandhoko Y. (2021). Peningkatan kemampuan Berpikir Kritis Pada Sekolah Dasar. Jurnal Mudarissuna. Vol 11 No 2. 229-243.
- Fiteriani, I., & Baharudin. (2017). Analisis Perbedaan Hasil Belajar Kognitif Menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif yang Berkombinasipada Materi IPA di MIN Bandar Lampung. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(2), 1-30.
- Fraenkel, J.R., Wallen, N.E., & Hyun, H.H. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. McGraw-Hill: New York
- Gronlund, Norman E. & Robert L. Linn. (1990). Measurement and Evaluation in Teaching. New York: ?Vlacmillan Publishing Company.
- Hurlock, Elizabeth B. (2003). Psikologi Perkembangan. Jakarta. Erlangga
- Kholiq, H. A, Artharina, F. P & Arisyanto, P. (2019). Analisis Penilaian Berorientasi Higher Order Thinking Skills siswa Kelas V. Janacitta, vol 2(2), 13-17. tersedia pada http://jurnal.unw.ac.id:1254/index.ph p/janacitta/article/view/259
- McHugh, M. L. (2012). Interrater reliability: the kappa statistic. Biochemia Medica, 22(3): 276–282. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3900052
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang: Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
- Julianti, N.L,. Lasmawan, I.W & Adnyana, P.B. (2021). Pengembangan instrumen penilaian berbasis higher order thingking skills (HOTS) pada pembelajaran IPA tema selamatkan mahluk hidup kelas VI SD. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol 5 No 2. 281-290.
- Lestari, I.D,. Wijayanti, A & Artharina, F.P. (2020). Analisis Higher Order Thinking Skills pada Instrumen Evaluasi Muatan IPA Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Dwijaloka Vol I No. 3, November 2020.
- Nugroho, R. A. (2018). HOTS (Higher Order Thinking Skills). Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
- Nur’aeni, I., Yunidar, Asrianti, & Pujiningtyas, A. (2021). Pendampingan Penyusunan Soal Berstandar HOTS (Hingher Order Thingking Skills) Sebagai Upaya Mewujudkan Literasi. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat (9,1), 44
- Nurwahidah, I. (2018). Pengembangan Soal Penalaran Model TIMSS untuk Mengukur High Order Thinking (HOT). JURNAL THABIEA 1(1), 20-29. http://dx.doi.org/10.21043/thabiea.v1i1.3874
- Permendikbud Nomor 81A Tahun (2013), Implementasi Kurikulum, Lampiran IV. Pedoman Umum Pembelajaran.: Jakarta.
- Permendikbud Nomor 104 Tahun (2014) tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
- Permendikbud Nomor 23 (2016). Standar Penilaian Pendidikan . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Retnawati. H. (2016). Validitas Reliabilitas dan Karakteristik Butir. Yogyakarta: Parama Publishing.
- Sani, A. & Ridwan. (2019). Pembelajaran Berbasis HOTS. Medan : Tsmart
- Schraw, G., Robinson, D. R. (2011). Assessment of higher order thinking skills.North Carolina: Information Age Publishing, Inc.
- Setiawati, W., Asmira, O., Ariyana, Y., Bestary, R., & Pudjiastuti, A. (2019). Buku Penilaian Berbasis Higher Order Thinking Skills. Jakarta: Direktorat Jenderal GTK Kemendikbud
- Steinberg. (2002). Adolescence.Sixthedition. NewYork: McGrawHillInc.
- Sudjana. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo
- Sudjana. (2011 : 22). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosydakarya
- Sugiono. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.
- Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
- Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
- Sulistyorini, S. (2007). Pembelajaran IPA Sekolah Dasar. Semarang: Tiara Wacana
- Sumaryanto. (2019). Karya sastra bentuk prosa. Medan: Mutiara Aksara.
- Sunarti & Selly. R. (2014). Penilaian dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
- Widana, I. W. (2017). Modul Penyusunan Soal HOTS 2018. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdikbud.
- Winarni, E. W. (2018), Pendekatan Ilmiah Dalam Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif. Bengkulu: FKIP UNIB.
- Winarni, E. W. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Referensi
Abdullah. 1998. Pembelajaran IPA di SD. Jakarta: Universitas Terbuka
Afifi, Z., & Nugroho, D. H. (2018). Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah: Studi Kasus Kabupaten Kudus. Jurnal Kajian Akuntansi, Vol. 2, No. 1.
Ali. L.U. (2018). Pengelolaan Pembelajaran IPA Ditinjau Dari Hakikat Sains Pada SMP Di Kabupaten Lombok Timur. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian dan ilmu Pembelajaran Matematika dan Ipa. Vol.6 No. 2. 104-112.
Anderson, L.W., dan Krathwohl, D.R. (2001). A Taxonomyfor learning , Teaching and assesing, A Revision of bloom’s Taxonomy of education objectif. New York: Addision Wesley Lonman Inc.
Antara, I.G.W., Arnyana, I.B.P., & Margunayasa, I.G. (2021). Pengembangan Instrumen Penilaian Bebrasis HOTS (Keterampilan berpikir tingkat tingggi) pada tema ekosistem siswa kelas V. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol 2 No. 2, Agustus. Diunduh pada tanggal 2 November 2021.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asrijanty, & Hadiana,D. (2019). Panduan Penulisan HOTS – Higher Order Thingking Skills. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.
Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2016). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Bloom, B. S,. (1956). Taxonomy of Educational Objective : The Classificationof Educational Goals, Handbook I Cognitive Domain. New York : Longmans, Green and Co.
Cahyadi, A. (2019). Pengembangan Media dan Sumber Belajar. Serang. Laksita Indonesia
Cahyadi, R. A. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Addie Model. Halaqa: Islamic Education Journal, 35. doi:10.21070/halaqa.v3i1.2124
Deni, A. & Hadiana. (2019). Panduan Penulisan Soal HOTS-Higher Order Thinking Skills. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.
Depdiknas .(2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan nasional.
Dhini. M. S, Sunarti. I & Riadi B. (2019). Pengembangan Instrumen Penilaian berbasis HOTS (Higher order Thingking Skills). Bahasa, sastra dan pembelajarannya. 1-6
Ekawati. E dan Sumaryanta. (2011). Penegembangan Instrumen Pendidikan Pembelajaran Matematika SD/SMP. Yogyakarta: Kementerian Pendidikan Nasional PPPPTK Matematika
Firdausi. B. W., Warsono & Yermiandhoko Y. (2021). Peningkatan kemampuan Berpikir Kritis Pada Sekolah Dasar. Jurnal Mudarissuna. Vol 11 No 2. 229-243.
Fiteriani, I., & Baharudin. (2017). Analisis Perbedaan Hasil Belajar Kognitif Menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif yang Berkombinasipada Materi IPA di MIN Bandar Lampung. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(2), 1-30.
Fraenkel, J.R., Wallen, N.E., & Hyun, H.H. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. McGraw-Hill: New York
Gronlund, Norman E. & Robert L. Linn. (1990). Measurement and Evaluation in Teaching. New York: ?Vlacmillan Publishing Company.
Hurlock, Elizabeth B. (2003). Psikologi Perkembangan. Jakarta. Erlangga
Kholiq, H. A, Artharina, F. P & Arisyanto, P. (2019). Analisis Penilaian Berorientasi Higher Order Thinking Skills siswa Kelas V. Janacitta, vol 2(2), 13-17. tersedia pada http://jurnal.unw.ac.id:1254/index.ph p/janacitta/article/view/259
McHugh, M. L. (2012). Interrater reliability: the kappa statistic. Biochemia Medica, 22(3): 276–282. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3900052
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang: Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Julianti, N.L,. Lasmawan, I.W & Adnyana, P.B. (2021). Pengembangan instrumen penilaian berbasis higher order thingking skills (HOTS) pada pembelajaran IPA tema selamatkan mahluk hidup kelas VI SD. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol 5 No 2. 281-290.
Lestari, I.D,. Wijayanti, A & Artharina, F.P. (2020). Analisis Higher Order Thinking Skills pada Instrumen Evaluasi Muatan IPA Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Dwijaloka Vol I No. 3, November 2020.
Nugroho, R. A. (2018). HOTS (Higher Order Thinking Skills). Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Nur’aeni, I., Yunidar, Asrianti, & Pujiningtyas, A. (2021). Pendampingan Penyusunan Soal Berstandar HOTS (Hingher Order Thingking Skills) Sebagai Upaya Mewujudkan Literasi. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat (9,1), 44
Nurwahidah, I. (2018). Pengembangan Soal Penalaran Model TIMSS untuk Mengukur High Order Thinking (HOT). JURNAL THABIEA 1(1), 20-29. http://dx.doi.org/10.21043/thabiea.v1i1.3874
Permendikbud Nomor 81A Tahun (2013), Implementasi Kurikulum, Lampiran IV. Pedoman Umum Pembelajaran.: Jakarta.
Permendikbud Nomor 104 Tahun (2014) tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Permendikbud Nomor 23 (2016). Standar Penilaian Pendidikan . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Retnawati. H. (2016). Validitas Reliabilitas dan Karakteristik Butir. Yogyakarta: Parama Publishing.
Sani, A. & Ridwan. (2019). Pembelajaran Berbasis HOTS. Medan : Tsmart
Schraw, G., Robinson, D. R. (2011). Assessment of higher order thinking skills.North Carolina: Information Age Publishing, Inc.
Setiawati, W., Asmira, O., Ariyana, Y., Bestary, R., & Pudjiastuti, A. (2019). Buku Penilaian Berbasis Higher Order Thinking Skills. Jakarta: Direktorat Jenderal GTK Kemendikbud
Steinberg. (2002). Adolescence.Sixthedition. NewYork: McGrawHillInc.
Sudjana. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo
Sudjana. (2011 : 22). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosydakarya
Sugiono. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Sulistyorini, S. (2007). Pembelajaran IPA Sekolah Dasar. Semarang: Tiara Wacana
Sumaryanto. (2019). Karya sastra bentuk prosa. Medan: Mutiara Aksara.
Sunarti & Selly. R. (2014). Penilaian dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Widana, I. W. (2017). Modul Penyusunan Soal HOTS 2018. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdikbud.
Winarni, E. W. (2018), Pendekatan Ilmiah Dalam Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif. Bengkulu: FKIP UNIB.
Winarni, E. W. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.