CHARACTERISTICS OF ANJASMORO SOYBEAN TEMPEH WITH DIFFERENT BOILING DURATION AND PACKAGING TYPES

Arby Surya Laksono, Marniza Marniza, Yessy Rosalina

Abstract


This study aims to determine the effect of boiling duration variations and  packaging types on physicochemical and organoleptic characteristics of Anjasmoro soybean tempeh. This study used a Completely Randomized Design with two factors, namely the factor of the initial boiling duration of soybeans (20, 30 and 40 minutes) and packaging types (PP plastic and kepok banana leaves). The results showed the interaction of two treatment variations were not significantly different at the level of 5% on physicochemical characteristics (water content and protein), but significantly different levels of Anjasmoro soybean tempeh. In general, the physicochemical characteristics of tempe have fulfilled the quality requirements of soybean tempeh (SNI 3144: 2015). Based on the results of organoleptic testing of tempeh, the interaction of two treatment variations was significantly different at the 5% level of the organoleptic characteristics of the color, aroma, and characteristics of overall fresh Anjasmoro soybean tempeh, but not significantly different in texture attributes. Whereas in the fried tempeh showed results that were not significantly different in organoleptic parameters of color, aroma, texture and overall, but it is significantly different from the taste attribute.


Keywords


Anjasmoro Soybean, Tempeh, Boiling, Packaging.

Full Text:

PDF

References


Astuti, N.P. 2009. Sifat Organoleptik Tempe Kedelai Yang Dibungkus Plastik, Daun Pisang, Dan Daun Jati. [Karya Tulis Ilmiah]. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Surakarta. Surakarta.

Badan Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. 2016. Deskripsi Varietas Unggul Kedelai Tahun 1928-2016. Balitkabi. Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional. 2006. SNI 01-2346-2006 Petunjuk Pengujian Organoleptik dan atau Sensori. BSN. Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional. 2015. SNI 3144:2015 Tempe Kedelai. BSN. Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional. 2012. Tempe Persembahan Indonesia Untuk Dunia. BSN. Jakarta.

Dewi, I.W.R., C. Anam., dan E. Widowati. 2014. Karakteristik Sensoris, Nilai Gizi dan Aktivitas Antioksidan Tempe Kacang Gude (Canjus cajan) dan Tempe KacangTunggak (Vigna Unguiculata) Dengan Berbagai Variasi Waktu Fermentasi. Jurnal Biofarmasi 12 (2) : 73-82.

Dwinaningsih, E.A. 2010. Karakteristik Kimia Dan Sensori Tempe Dengan Variasi Bahan Baku Kedelai/Beras Dan Penambahan Angkak Serta Variasi Lama Fermentasi. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Firlieyanti, A.S., E.H. Purnomo., F. Kusnandar., dan L. Maknun. 2013. Pengaruh Jenis Inokulum Rhizopus oligosporus Dan Rhizopus oryzae Terhadap Sifat Fisiko-Kimia Tempe Kacang Merah. Prosiding Seminar Hasil PPM IPB I. Bogor. Hal. 197-207. 7-8 Mei 2013.

Gaman, P.M. and K.B. Sherrington. 1981. The Science Of Food, An Introduction to Food Science, Nutrition, and Microbiology. Pergamon Press. Diterjemahkan oleh Gardjito, M., S. Naruki., A. Murdiati., dan Sardjono. 1992. Pengantar Ilmu Pangan, Nutrisi, dan Mikrobiologi. Gajahmada University Press. Yogyakarta.

Haliza, W., E.Y. Purwani., dan R. Tharir. 2007. Pemanfaatan Kacang-kacangan Lokal Sebagai Substitusi Bahan Baku Tempe Dan Tahu. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian. 3(1): 1-8.

Hendrasty, K.H. 2013. Pengemasan Dan Penyimpanan Bahan Pangan. Graha Ilmu. Yogyakarta

Lelatobur, L.E., dan L. Dewi. 2016. Optimasi Perebusan Biji Ketapang (Terminalia cattapa) Dalam Fermentasi Tempe. Skripsi. Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga.

Rahayu. 1989. Mikrobiologi Pangan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Risnawanti, Y. 2015. Komposisi Proksimat Tempe Yang Dibuat Dari Kedelai Lokal Dan Kedelai Impor. Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.

Salim, E. 2012. Kiat Cerdas Wirausaha Aneka Olahan Kedelai. Liliy Publisher. Yogyakarta.

Sudarmadji, S., B. Haryono., dan Suhardi. 1997. Prosedur Analisa Untuk Bahan Makanan Dan Pertanian Edisi Keempat. Liberty. Yogyakarta.

Sundari, D., Almasyhuri., dan A. Lamid. 2015. Pengaruh proses pemasakan terhadap komposisi zat gizi bahan pangan sumber protein. Media Litbangkes. 25 (4): 235-242.

Wihandini, D.A., L. Arsanti., dan A. Wijanarka. Sifat Fisik, Kadar Protein Dan Uji Organoleptik Tempe Kedelai Hitam Dan Tempe Kedelai Kuning Dengan Berbagai Metode Pemasakan. Jurnal Nutrisia 14 (1): 34-43.

Winarno, F.G. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Yulianti, F. 2015. Karakteristik dan Kesesuaian Atribut Mutu COOKIES SOYABA (Soya-Banana) Dari Tepung Kedelai Anjasmoro Baluran dan Impor Dengan Penambahan Pisang Mas. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember. Jember




DOI: https://doi.org/10.31186/j.agroindustri.9.1.8-18

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Agroindustri



Jurnal Agroindustri Indexed by :

 Image result for isjd indexing