Main Article Content
Abstract
Perkembangan pesat teknologi digital telah berdampak signifikan terhadap pola interaksi keluarga, termasuk praktik pengasuhan anak di masyarakat pedesaan. Penggunaan internet tanpa pengawasan di kalangan anak-anak meningkatkan paparan terhadap konten berbahaya, perundungan siber, dan kecanduan gawai. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital orang tua di Desa Harapan Makmur, Kabupaten Bengkulu Tengah, guna melindungi anak-anak dari risiko daring. Program ini menerapkan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan sesi praktik tentang perangkat keamanan digital. Tiga puluh orang tua berpartisipasi aktif dalam sesi tersebut, menunjukkan keterlibatan dan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman orang tua tentang literasi digital, pengawasan daring, dan strategi perlindungan anak. Pelaksanaannya menghadapi tantangan kecil, seperti keterlambatan kehadiran peserta, yang dapat diatasi melalui koordinasi masyarakat. Secara keseluruhan, program ini dapat memperkuat kapasitas orang tua untuk membina lingkungan digital yang aman bagi anak-anak. Kegiatan lebih lanjut direkomendasikan untuk menyediakan pelatihan berkelanjutan tentang aplikasi kontrol orang tua dan pendidikan etika digital.
Keywords
Article Details
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under Journal of Community Empowerment
