Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini didasarkan pada kendala yang ditemukan di lapangan tentang proses pembelajaran IPA di sekolah menengahpertama. Kegiatan pembelajaran dengan berorientasi pada contextual learning dan kemampuan berpikir kreatif siswabelum dilaksanakan secara optimal. Kemampuan berpikir kreatifdapat terlaksana dengan menumbuhkannya melalui media video pembelajaran berbasis Contextual Teaching Learning. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui tingkat validasi media video pembelajaran berbasis Contextual Teaching Learning pada temalingkunganku tercemar untuk menumbuhkan kemampuanberpikir kreatif siswa SMP. Metode yang digunakan ialahResearch & Development (dengan model 4D) yakni tahap define (Pendefinisian), design (Perancangan), development (Pengembangan) dan dissemination (penyebaran). Pada tahapdevelopment (pengembangan) menunjukkan hasil kevalidanmedia video pembelajaran berbasis contextual teaching learningtema lingkunganku tercemar untuk menumbuhkan kemampuanberpikir kreatif siswa SMP bahwa berdasarkan validasi oleh ahlimateri diperoleh presentase nilai 88,40 % Pada kategori “sangat valid”, validasi ahli oleh ahli media diperoleh presentase nilai81,67 % Pada kategori “Sangat valid” Dan validasi praktisidiperoleh presentase nilai 93,33 % pada kategori “Sangat valid”. Hasil tingkat kevalidan produk media video pembelajaranmencapai presentase nilai sebesar 87,80 % pada kategori“Sangat Valid”.

Kata Kunci

Media Video; Contextual Learning; Lingkunganku Tercemar; Berpikir Kreatif. Video Media; contextual learning; my environment is polluted; think creatively.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Kurniasih, Y., Leksono, S. M., & Nestiadi, A. (2025). Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching Learning Pada Tema Lingkunganku Tercemar Untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP: Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching Learning Pada Tema Lingkunganku Tercemar Untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP. PendIPA Journal of Science Education, 9(2), 403–412. https://doi.org/10.33369/pendipa.9.2.403-412

Referensi

  1. Afriani, A. 2020. Pembelajaran Kontekstual (Cotextual Teaching and Learning) dan Pemahaman Konsep Siswa. 3(1), 80–88.
  2. Af’idayani, et al. 2018. The Effect of Inquiry Model on Science Process Skills and Learning Outcomes. European Journal of Education Studies, 4 (12), 177-182. Doi: 10.5281/zenodo.1344846
  3. Daryanto & Rahardjo, M. 2012. Model pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Gava Media
  4. Eveline, S., & Hartini N. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
  5. Fogarty, R. 1991. The Mindful School: How to Integrate the Curicula. Ilinois: Skylight Publishing.
  6. Hasan, Muhammad, dkk. 2021. Media Pembelajaran. Tahta Media Grup: Jawa Tengah
  7. Khaerani, et. al. 2020. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa. Journal of Banua Science Education (JBSE), 1 (1), 35-42. E- ISSN: 2745-7222. Doi: 10.20527/jbse.v1i1.2. http://jbse.ulm.ac.id/index.php/JBSE/issue/view/2
  8. Mahfuddin, FM & Wahyuni, S 2021, ‘Pengembangan Bahan Ajar Fisika SMP Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) Terintegrasi Karakter pada Materi Usaha dan Pesawat Sederhana’, Unnes Physics Education Journal, Vol. 10, No. 3, Hal. 202-208.
  9. Muhammad, Hastuti, PK & Setiawan, AF 2021, ‘Analisis Buku Teks Mata Pelajaran Geografi Kelas XI SMA/Sederajat Pada Materi Dinamika Kependudukan di Indonesia untuk Perencanaan Pembangunan’, Jurnal Pendidikan Geografi, Vol. 8, No. 2, Hal. 1-15.
  10. Nurjan, S. 2018. Pengembangan Berpikir Kreatif. Journal Basic of Education, 3 (1)
  11. Piaget, Jean. 1989. Antara Tindakan Pikiran. Jakarta: Gramedia
  12. Purnanto. WA & Mustadi, A 2016, ‘Analisis Kelayakan Bahasa dalam Buku Teks Tema 1 Kelas 1 Sekolah Dasar Kurikulum 2013’, Jurnal Profesi Pendidikan Dasar, Vol. 3, No. 2, Hal. 102-111.
  13. Purwanto. 2014. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar
  14. Ramli, A, Rahmatullah, R., Inanna, I, Dangnga, T 2018, ‘Peran Media Dalam Meningkatkan Efektivitas Belajar’, Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar, 5–7
  15. Ratna, Wildan, Nirwana, Arlinah 2020, ‘Realisasi Tindak Tutur Didik Anak Usia Dini dan Norma Kesantunan Dalam Masyarakat Ternate’, Jurnal Tekstual, Vol. 18, No. 1, Hal. 24-37.
  16. Sudijono, Anas. 2012. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
  17. Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
  18. Susanti, H. 2023. Pengaruh Model Contextual Teaching Learning (CTL) Dengan Media Video YouTube Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas V SD, Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 6(1):103-110.
  19. Supatminingsih, T., Mustari, dkk 2020, ‘The Development of Pocketbook Learning Media Based on Mind Mapping in Introductory Economics Course. Universal Journal of Educational Research, vol 8, no. 12b, hlm. 8274-8281
  20. Suryani, L, Hodijah, N, & Taufik, N, A 2022, ‘Pengembangan E-modul IPA Berbasis Science Process Skills dengan Tema Transportasi si-Hijau untuk Melatih Keterampilan Komunikasi Sains Siswa SMP Kelas VIII’, Journal of science Education, Vol. 6, No.2, hal. 322-330
  21. Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. (1974). Instructional Development for teacher of exceptional Children.
  22. Widyoko, E.P. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  23. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/pendipa​