Main Article Content
Abstract
Permasalahan yang terjadi pada agroindustri pisang terdiri dari proses pengadaan bahan baku dari pemasok pisang belum dapat memenuhi kebutuhan industri. Proses pemilihan pemasok pisang belum menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh industri dalam perencanaan strateginya. Teknologi yang digunakan seharusnya dapat menghasilkan produk olahan pisang yang berkualitas, tetapi pada kenyataannya produksi masih di bawah kapasitas normal yang tersedia. Distribusi produk olahan pisang kepada konsumen yang belum teridentifikasi dengan baik dan akses pasar yang masih terbatas berdampak pada perkembangan industri yang stagnan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kinerja yang ada pada rantai pasok agroindustri pisang, melakukan pengukuran kinerja rantai pasok agroindustri pisang, serta memberikan dan mengevaluasi solusi yang dapat digunakan untuk perbaikan kinerja rantai pasok agroindustri pisang. Metode yang digunakan adalah pengukuran kinerja rantai pasok menggunakan pembobotan dengan metode multiple criteria decision-making (MCDM) terdiri dari AHP (Analytical Hierarchy Process), menentukan alternatif solusi dengan metode VIKOR (Vise Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje). Hasil menunjukkan bahwa identifikasi permasalahan pada rantai pasok agroindustri pisang terdiri dari 5 kriteria utama dan 20 sub kriteria serta 7 solusi yang ditawarkan. Pengukuran kinerja rantai pasok diperoleh nilai 32.032 (poor) yang artinya kinerja rantai pasok agroindustri pisang masih rendah. Alternatif solusi yang diberikan untuk perbaikan kinerja rantai pasok agroindustri pisang adalah dibentuk kolaborasi dan kemitraan antar pelaku rantai pasok.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2023 Odi Andanu, Utari Yolla Sundari, Erni Dwi Puji Setyowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree with the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
-
Andanu, O., Udin, F., Sunarti, TC., (2021). Strategi Peningkatan Kualitas Produk Dalam Rantai Pasok Komoditi Pisang Di Provinsi Bengkulu. Jurnal Teknologi Industri Pertanian. 31 (2): 220-231.
Anggraini, G., Hanani, N., & Gutama, W. (2017). Strategi pengembangan agroindustri sari pisang “Lestari” (studi kasus di Koperasi Lestari Makmur, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang). JEPA-Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 1 (1): 33–43.
Astuti, R., Arkeman, Y., Roedhy P., Miranda P.M., & Meuwissen. (2013). Risks and Risks Mitigations in the Supply Chain of Mangosteen: A Case Study. Operations and Supply Chain Management. 6 (1): 11–25.
Chumaidiyah, E. (2017). Value Chain Map of Small Agricultural Product-Processing Enterprises in Bandung, Indonesia. International Journal of Supply Chain Management. 6 (4): 76-82.
Dargi, A., Anjomshoae, A., Galankashi, M.R., Memari, A., & Tap, Masine Binti Md. (2014). Supplier Selection: A Fuzzy-ANP Approach. Procedia Computer Science (31): 691–700.
Djuardi, D.K., & Aprilia H.D. (2020). Optimalisasi Strategi Rantai Pasok UMKM. Jurnal Kompetitif Bisnis. 1 (3): 145-153.
Hidayat, S. (2018). Perimbangan keuntungan dalam rantai pasok agroindustri kelapa sawit. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi. 4 (3): 95-104.
Hidayat, L., Koto, H., & Andanu, O. 2018. Agroindustrial Study of Banana Crackers and Salai Based on Income, Value Added and Break Even Point. Agritropica: Journal of Agricultural Science. 1 (1): 37-46
Hadiguna, R. (2016). Manajemen rantai pasok agroindustri: pendekatan untuk pengukuran kinerja dan analisis risiko. Padang (ID): Andalas University Press.
Imanullah, M. (2017). Petani dalam perdagangan pangan internasional. Penerbit Pustaka Hanif: Surakarta.
Latifah, S. (2017). Karakteristik pelaku ekonomi penunjang suppy chain management industri kecil dan menengah pangan di malang. Conference on Management and Behavioral Studies.
Lita, R.P., Meuthia., Faisal, R.F., & Surya, S. (2018). SME’s Innovative Performance in Indonesia: The Linkage between Innovation Culture and Production Performance. Int. J Sup. Chain. Mgt. 7. 242-253
Muchlas, Z. (2015). Strategi inovasi dan daya saing industri kecil menengah (IKM) agro industri di Kota Batu. Jurnal JIBEKA. 9 (2): 78–91.
Nofriansyah. D. (2017). Multi Criteria Decision Making (MCDM) pada Sistem pendukung keputusan. Yogyakarta: Deepublish.
Nugroho, A., Surachman., & Rofiq, A. (2017). Analisis faktor penerapan manajemen rantai pasokan UKM kripik tempe menggunakan metode SEM. Jurnal Teknologi Pertanian. 18 (3): 153–162.
Rakhman, A., Machfud., Arkeman, Y. (2018). Kinerja Manajemen Rantai Pasok dengan Menggunakan Pendekatan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR). Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis. 4 (1): 106-118.
Saragih, S., Pujianto, T., & Ardiansah, I. (2021). Supply Chain Performance Measurement In. Saudagar Fruit Indonesia Using the Supply Chain Operation Reference (SCOR) Method. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 5 (2): 520-532
Setyowati, I., & Haryani, S. (2016). Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Restoran Pringsewu Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Terapan. 57-72.
Sepang, J., Tjakra, JECh., Langi, DRO., & Walangitan. (2013). Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Pembangunan Ruko Orlens Fashion Manado. Jurnal fakultas teknik, 1: 2-8.
Soka, TD., Miftah, H., & Yoesdiarti, A. (2017). Kinerja Rantai Pasok Sayuran Komersial Di Pasar Tradisional Kota Bogor. Jurnal AgribiSains. 3 (2): 23-31.
Sufiyan, M., Haleem, A., Khan, S., & Khan, MI. (2019). Evaluating Food Supply Chain Performance Using Hybrid Fuzzy MCDM Technique. Sustainable Production and Consumption. 20: 40-47.
Sulistyowati, L., Syamsiah, N., & Azisah, SN. (2016). Kajian rantai pasok mangga ke pasar ekspor dan kolaborasi diantara pelaku kemitraan (suatu kasus Kabupaten Cirebon). Jurnal Agribisnis Terpadu. 9 (1).
Taticchi P., Garengo P., Nudurupati SS., Tonelli F., & Pasqualino R. (2015). A review of doecision-support tools and performance measurement and sustainable supply chain management. International Journal of Production Research. 53 (21): 6473–6494.
Tutuhatunewa A., Surachman., Santoso PB., & Santoso I. (2015). Peran teknologi informasi dalam meningkatkan keunggulan kompetitif rantai pasok agroindustri olahan pisang di Kota Batu. Seminar Nasional “Inovasi dalam Desain dan Teknologi”. 76-84.
Tutuhatunewa, A. (2018). Analisis Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Apel. ALE Proceeding. 1. 136-143.
Wati, N., Saleh, C., & Wachid, A. (2013). Strategi pengembangan industri pengolahan pisang berbasis ekonomi lokal (studi pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu). Jurnal Administrasi Publik (JAP). 2 (1): 102–108.
References
Anggraini, G., Hanani, N., & Gutama, W. (2017). Strategi pengembangan agroindustri sari pisang “Lestari” (studi kasus di Koperasi Lestari Makmur, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang). JEPA-Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 1 (1): 33–43.
Astuti, R., Arkeman, Y., Roedhy P., Miranda P.M., & Meuwissen. (2013). Risks and Risks Mitigations in the Supply Chain of Mangosteen: A Case Study. Operations and Supply Chain Management. 6 (1): 11–25.
Chumaidiyah, E. (2017). Value Chain Map of Small Agricultural Product-Processing Enterprises in Bandung, Indonesia. International Journal of Supply Chain Management. 6 (4): 76-82.
Dargi, A., Anjomshoae, A., Galankashi, M.R., Memari, A., & Tap, Masine Binti Md. (2014). Supplier Selection: A Fuzzy-ANP Approach. Procedia Computer Science (31): 691–700.
Djuardi, D.K., & Aprilia H.D. (2020). Optimalisasi Strategi Rantai Pasok UMKM. Jurnal Kompetitif Bisnis. 1 (3): 145-153.
Hidayat, S. (2018). Perimbangan keuntungan dalam rantai pasok agroindustri kelapa sawit. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi. 4 (3): 95-104.
Hidayat, L., Koto, H., & Andanu, O. 2018. Agroindustrial Study of Banana Crackers and Salai Based on Income, Value Added and Break Even Point. Agritropica: Journal of Agricultural Science. 1 (1): 37-46
Hadiguna, R. (2016). Manajemen rantai pasok agroindustri: pendekatan untuk pengukuran kinerja dan analisis risiko. Padang (ID): Andalas University Press.
Imanullah, M. (2017). Petani dalam perdagangan pangan internasional. Penerbit Pustaka Hanif: Surakarta.
Latifah, S. (2017). Karakteristik pelaku ekonomi penunjang suppy chain management industri kecil dan menengah pangan di malang. Conference on Management and Behavioral Studies.
Lita, R.P., Meuthia., Faisal, R.F., & Surya, S. (2018). SME’s Innovative Performance in Indonesia: The Linkage between Innovation Culture and Production Performance. Int. J Sup. Chain. Mgt. 7. 242-253
Muchlas, Z. (2015). Strategi inovasi dan daya saing industri kecil menengah (IKM) agro industri di Kota Batu. Jurnal JIBEKA. 9 (2): 78–91.
Nofriansyah. D. (2017). Multi Criteria Decision Making (MCDM) pada Sistem pendukung keputusan. Yogyakarta: Deepublish.
Nugroho, A., Surachman., & Rofiq, A. (2017). Analisis faktor penerapan manajemen rantai pasokan UKM kripik tempe menggunakan metode SEM. Jurnal Teknologi Pertanian. 18 (3): 153–162.
Rakhman, A., Machfud., Arkeman, Y. (2018). Kinerja Manajemen Rantai Pasok dengan Menggunakan Pendekatan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR). Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis. 4 (1): 106-118.
Saragih, S., Pujianto, T., & Ardiansah, I. (2021). Supply Chain Performance Measurement In. Saudagar Fruit Indonesia Using the Supply Chain Operation Reference (SCOR) Method. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 5 (2): 520-532
Setyowati, I., & Haryani, S. (2016). Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Restoran Pringsewu Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Terapan. 57-72.
Sepang, J., Tjakra, JECh., Langi, DRO., & Walangitan. (2013). Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Pembangunan Ruko Orlens Fashion Manado. Jurnal fakultas teknik, 1: 2-8.
Soka, TD., Miftah, H., & Yoesdiarti, A. (2017). Kinerja Rantai Pasok Sayuran Komersial Di Pasar Tradisional Kota Bogor. Jurnal AgribiSains. 3 (2): 23-31.
Sufiyan, M., Haleem, A., Khan, S., & Khan, MI. (2019). Evaluating Food Supply Chain Performance Using Hybrid Fuzzy MCDM Technique. Sustainable Production and Consumption. 20: 40-47.
Sulistyowati, L., Syamsiah, N., & Azisah, SN. (2016). Kajian rantai pasok mangga ke pasar ekspor dan kolaborasi diantara pelaku kemitraan (suatu kasus Kabupaten Cirebon). Jurnal Agribisnis Terpadu. 9 (1).
Taticchi P., Garengo P., Nudurupati SS., Tonelli F., & Pasqualino R. (2015). A review of doecision-support tools and performance measurement and sustainable supply chain management. International Journal of Production Research. 53 (21): 6473–6494.
Tutuhatunewa A., Surachman., Santoso PB., & Santoso I. (2015). Peran teknologi informasi dalam meningkatkan keunggulan kompetitif rantai pasok agroindustri olahan pisang di Kota Batu. Seminar Nasional “Inovasi dalam Desain dan Teknologi”. 76-84.
Tutuhatunewa, A. (2018). Analisis Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Apel. ALE Proceeding. 1. 136-143.
Wati, N., Saleh, C., & Wachid, A. (2013). Strategi pengembangan industri pengolahan pisang berbasis ekonomi lokal (studi pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu). Jurnal Administrasi Publik (JAP). 2 (1): 102–108.