PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN BRIKET CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF PENGGANTI MINYAK TANAH

Hasan Basri Daulay(1), Lukman Hidayat(2), Agung Sudrajad(3),
(1) Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Petanian, Universitas Bengkulu, Indonesia
(2) Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Petanian, Universitas Bengkulu, Indonesia
(3) Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Petanian, Universitas Bengkulu, Indonesia

Abstract


Briket adalah suatu padatan dari bahan mudah terbakar yang digunakan untuk menghasilkan api yang telah mengalami proses pemampatan atau pengempaan dengan daya tekan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keyakinan masyarakat terhadap kecepatan menyala, ketebalan asap, waktu memasak nasi, waktu memasak air, waktu memasak sayur, dan aroma makanan pada penggunaan briket cangkang kelapa sawit untuk bahan bakar rumah tangga dan mengetahui sikap total masyarakat terhadap penggunaan briket cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah.  Metode pengolahan data di dalam penelitian ini menggunakan metode analisis Deskriptif dan metode analisis Sikap Fishbein. Hasil penelitian ini menunjukan  masyarakat menerima terhadap kecepatan menyala (1,8 menit), ketebalan asap (sedikit), waktu memasak nasi (29,48 menit), waktu merebus air (9,81 menit), waktu memasak sayur (6,31 menit) dan aroma makanan (tidak bau angus), yakni dengan nilai rata-rata tertimbang bi = 0,72 < ei = 6,48. Analisis sikap Fishbein juga menunjukan sikap total masyarakat memiliki nilai positif yaitu A0 = 0,736 > 0. Artinya, masyarakat menerima penggunaan briket cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah


Keywords


briket, kelabpa sawit, cangkang

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2007. Pemerintah Bengkulu Minta Pertamina Sediakan Minyak Tanah Untuk OP. http://www.kapanlagi.com/h/0000189870.html(pemerinta. 14 Februari 2009

Anonim. 2008. Konversi Minyak, Upaya Pemerintah Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat. http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=8475&Itemid=827 16 Februari 2009.

Kusuma,W. 2008. Unggul,Warga Harus Dukung Penggunaan Energi Alternatif. http://www.bisnisbali.com/2008/04/02/news/iptek/saw.html. 14 Februari 2009.

Kotler, P. 1995. Manajemen Pemasaran. Analisa, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Salemba Empat. Jakarta.

Mahajoeno. E., 2005. Energi Alternatif pengganti BBM: Potensi Limbah Biomassa sawit sebagai Sumber Energi Terbaharukan. http://www.ipard.com/art perkebunan/arp 11-05isr+edw.asp

Moertini, V. S. 2003. Metodologi Perencanaan Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk Energi Listrik dan Termal Di 10 Propinsi Kawasan Indonesia Timur. Jurnal Sains dan Teknologi Sigma VI (2): 105-122.

Nogroho, J. Setiadi. 2003. Perilaku konsumen. Penada Media. Jakarta.

Paul, J dan Olson. 2000. Consumer Behavior Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran. Erlangga. Jakarta.

Simamora, B. 2004. Panduan Riset Perilaku Masyarakat. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Suryani, T. 2008. Perilaku Masyarakat. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Yusri. 2008. Kajian Pemanfaatan Limbah Padat (Cangkang) Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PPKS) Menjadi Briket Murni (Tanpa Pengarangan) Sebagai Energy Alternatif. Uneversitas Bengkulu. Bengkulu. Skripsi (tidak dipublikasikan)




DOI: https://doi.org/10.31186/j.agroindustri.1.2.63-73

Article Metrics

 Abstract Views : 13 times
 PDF Downloaded : 11 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2011 Jurnal Agroindustri



Jurnal Agroindustri Indexed by :