Main Article Content

Abstract

Mikrobiologi merupakah salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu. Salah satu materi yang dipelajari dalam mata kuliah mikrobiologi adalah materi mikroalga. Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu memiliki beberapa kendala dalam mempelajari mikroalga, sehingga perlu adanya media pembelajaran berupa buku saku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan buku saku yang dikembangkan berdasarkan keanekaragaman mikroalga di Sungai Ketahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dan terbatas pada 7 tahap yang terdiri dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji keterbacaan, dan revisi produk. Hasil validasi buku saku yang dikembangkan memperoleh rerata persentase validasi sebesar 93,33 % yang tergolong dalam kriteria sangat valid dan rerata persentase uji keterbacaan oleh mahasiswa sebesar 86,27 %  dan tergolong ke dalam kriteria sangat layak sehingga buku saku yang telah dikembangkan sangat layak digunakan untuk uji coba pemakaian dalam mata kuliah mikrobiologi materi mikroalga.

Article Details

How to Cite
Simanungkalit, B., Jumiarni, D., Irawati, S., Kasrina, K., Neni Murniati, & Abdul Rahman Sinkam. (2023). Pengembangan Buku Saku Berdasarkan Keanekaragaman Mikroalga di Daerah Aliran Sungai Ketahun . Diklabio: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Biologi, 7(2), 132–142. https://doi.org/10.33369/diklabio.7.2.132-142

References

  1. Agnestia, S. (2019). Pembuatan Media Belajar Pocket Book Berdasarkan Studi Keanekaragaman Mangrove Di Kawasan Teluk Sepang Dalam Matakuliah Taksonomi Tumbuhan II (skripsi tidak dipublikasikan), Universitas Bengkulu, Indonesia.
  2. Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  3. Borg, W.R. & Gall, M.D. (1989). Educational Research: An Introduction, Fifthy Edition. New York: Longman.
  4. Kustandi, C & Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran : Manual dan Digital. Bogor : Ghalia Indonesia.
  5. Poerwadarminta, W.J.S. (2006). Kamus Umum Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta : Balai Pustaka.
  6. Pradana, R. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Uji Makanan Menggunakan Adobe Flash Professional Cs5 (skripsi tidak dipublikasikan), Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.
  7. Pramika, D., & Widalismana, M. (2018). Buku saku sebagai media pembelajaran Matematika Ekonomi di Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas PGRI Palembang. PROMOSI: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 6 (2) :1-12. doi: 10.24127/pro.v6i2.1685
  8. Prastowo, A. (2013). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press
  9. Rahmawati, N. L., Sudarmin, S., & Pukan, K. K. (2013). Pengembangan buku saku IPA terpadu bilingual dengan tema bahan kimia dalam kehidupan sebagai bahan ajar Di Mts. Unnes Science Education Journal, 2(1). doi: 10.15294/USEJ.V2I1.1769
  10. Riduwan. (2013). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
  11. Romimohtarto, K & S, Juwana. (2004). Biologi Laut. Jakarta : Djambatan.
  12. Sa’diyati, F. (2011). Pengembangan Bahan Ajar Materi Jamur Berbasis Kinerja Siswa (Tesis), Universitas Negeri Semarang, Semarang.
  13. Sari, R. M., Kasrina, K., & Jumiarni, D. (2020). Pengembangan buku saku berbasis penelitian pengaruh ampas ebu sebagai media tanam jamur tiram (Pleurotus ostreatus) untuk mata kuliah mikrobiologi. Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi, 4(1), 86-93. doi: 10.33369/diklabio.4.1.86-93
  14. Slavia, H., Kasrina, K., & Ansori, I. (2018). Pengembangan buku saku tumbuhan paku berdasarkan identifikasi pteridophyta di sekitar Danau Dendam Kota Bengkulu. Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi, 2(1), 21-26. doi:10.33369/diklabio.2.1.21-26
  15. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
  16. Suharnan. (2005). Psikologi Kognitif. Surabaya: Srikandi.
  17. Sulistyani, N.H.D., Jamzuri & D.T Rahardjo (2013). Perbedaan hasil belajar siswa antara menggunakan media pocket book dan tanpa pocket book pada materi kinematika gerak melingkar Kelas X. Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika, 1 (1) : 164 – 172.
  18. Windayani, W., Kasrina, K., & Ansori, I. (2018). Pengembangan buku saku berdasarkan hasil eksplorasi tanaman obat suku Rejang Kecamatan Merigi. Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi, 2(1), 51-57. doi: 10.33369/diklabio.2.1.51-57
  19. Zukmadini, A. Y., Kasrina, K., Jumiarni, D., & Rochman, S. (2020). Pocketbook based on local wisdom and its effectivity in improving students' knowledge on the utilization of traditional medicine plants. Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 13(1). doi: 10.21009/biosferjpb.v13n1.59-74