Total Digestible Nutrient (TDN) Ransum Domba yang Mengandung Kulit Buah Melinjo

F. S. F. Hasanah(1), R. Septiana(2), R. Ardiansyah(3), R. B. A. Eryanto(4), T. Dhalika(5), R. Hidayat(6), A. R. Tarmidi(7), I. Hernaman(8),
(1) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia
(2) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia
(3) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia
(4) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia
(5) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia
(6) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia
(7) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia
(8) Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363, Indonesia

Abstract


Kulit buah melinjo memiliki potensi sebagai pakan sumber energi untuk ruminansia, namun saat ini belum banyak yang memanfaatkannya. Penelitian bertujuan untuk mengukur total digestible nutrient (TDN) ransum yang mengandung kulit buah melinjo. Dua puluh ekor domba betina dialokasikan ke dalam 5 macam ransum perlakuan yang mengandung 0% (R1), 5% (R2), 10% (R3), 15% (R4), dan 20% (R5) tepung kulit buah melinjo. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap, data yang terkumpul dianalisis dengan uji Duncan. Peubah yang diukur adalah kecernaan protein kasar, kecernaan lemak kasar, kecernaan serat kasar, kecernaan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), dan TDN. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap kecernaan lemak kasar, kecernaan BETN dan TDN dan tidak terhadap kecernaan protein kasar dan kecernaan serat kasar. Ransum yang menggunakan kulit buah melinjo sebanyak 20% (R5) menghasilkan kecernaan BETN yang paling tinggi (P<0,05) sama dengan perlakuan R3 dan R4. Sementara itu, lemak kasar dan TDN memiliki nilai yang paling rendah (P<0,05) diantara perlakuan, akan tetapi nilai TDN (70,17%) tersebut masih dalam kisaran kebutuhan domba. Kesimpulan menunjukkan bahwa tepung kulit buah melinjo sebanyak 20% dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan dalam ransum domba dan menghasilkan nilai TDN yang optimal. 


Keywords


domba; melinjo (Gnetum gnemon L.); ransum; total digestible nutrient

Full Text:

PDF

References


AOAC. 2005. Official methods of analysis of the Association of Analytical Chemist. Virginia USA: Association of Official Analytical Chemist, Inc.

Dewi, C., R. Utami, N.H. Riyadi P. 2012. Aktivitas antioksidan dan antimikroba ekstrak melinjo (Gnetum gnemon L.). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 5 (2): 74-81

Ferrel, C.L. and J.W. Oltjen. 2008. Asas centennial paper: net energy systems for beef cattle-concepts, aplication and future models. Journal of Animal Science 86:2779–2794.

Hartadi, H, Reksohadiprodjo, S, and Tillman, A. D. 2005. Indonesian Feed Composition Tables. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

Hernaman, I., B. Ayuningsih dan D. Ramdani. 2018. Perbandingan model pendugaan total digestible nutrient (TDN) dan protein tercerna pada domba Garut betina. Majalah Ilmiah Peternakan 21(3): 110-113.

Hernaman, I. B. Ayuningsih, D. Ramdani, M. Maisarah, and Siswoyo. 2018. Performance of Female Garut Lambs Fed Diet in Different Ratio of Protein and Total Digestible Nutrients. Jurnal Veteriner 19 (4): 568-573

Indah, A.S., I. G. Permana, dan Despal. 2020. Model pendugaan total digestible nutrient (tdn) pada hijauan pakan tropis menggunakan komposisi nutrient. Sains Peternakan 18 (1): 38-43

Makkar, H.P.S., Blummel, M., Becker, K.,1995. In vitro effect on interaction between tannins and saponins and fate of tannins in rumen. J. Sci. Food. Agric. 69: 481-493.

Puastuti, W. 2009. Manipulasi bioproses dalam rumen untuk meningkatkan penggunaan pakan berserat. Wartazoa 19: 180-190

Steel, R.G.D. dan J.H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik. Penerjemah: Sumantri, B. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Tanuwiria, U. H., Budinuryanto, D. C., Darodjah, S., dan Putranto, W. S. 2011. Studi pembuatan kompleks mineral-minyak dan efek penggunaannya dalam ransum terhadap fermentabilitas dan kecernaan (in vitro). Jurnal Ilmu Ternak, 10 (1): 32-38.

Teti, N., R. Latvia, I. Hernaman, B. Ayuningsih, D. Ramdani, dan Siswoyo. 2018. Pengaruh imbangan protein dan energi terhadap kecernaan nutrien ransum domba Garut betina. JITP 6 (2):97-101.

Wiseman, J. 1990. Variability in the Nutritive Value of Fats for Ruminant. Butterworths. London.

Yanuartono, A. Nururrozi, S. Indarjulianto, H. Purnamaningsih, dan S. Raharjo. 2019. Metode tradisional pengolahan bahan pakan untuk menurunkan kandungan faktor antinutrisi: review singkat. Jurnal Ilmu Ternak, 19(2) : 97-107.




DOI: https://doi.org/10.31186/jspi.id.16.2.130-134

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter

Editorial Office :

Gedung Laboratorium Jurusan Peternakan Lantai 2, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Jalan W.R. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu, 38371

Email : jspi@unib.ac.id, jsainpet@gmail.com