Total Digestible Nutrient of Diet Containing PUFA- Concentrate Supplemented with Yeast and Curcuma xanthorrhiza Roxb for Dairy Goat

Endang Sulistyowati(1), Asep Sudarman(2), Komang G. Wiryawan(3), Toto Toharmat(4),
(1) Laboratorium Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu, Indonesia
(2) Department of Nutrition and Feed Science, Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University, Jl. Agatis, Kampus IPB Darmaga Bogor 16680, Indonesia, 
(3) Department of Nutrition and Feed Science, Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University, Jl. Agatis, Kampus IPB Darmaga Bogor 16680, Indonesia, 
(4) Department of Nutrition and Feed Science, Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University, Jl. Agatis, Kampus IPB Darmaga Bogor 16680, Indonesia, 

Abstract


 

ABSTRAK

Penelitian ini didisain untuk mengevaluasi kecernaan nutrisi, dinyatakan dalam TDN, dari ransum yang mengandung PUFA konsentrat yang disuplementasi yeast dan Curcuma xanthorrhiza Roxb pada kambing perah.  Dua puluh ekor kambing Peranakan Ettawah (PE) pada fase laktasi akhir dialokasikan kedalam 6 perlakuan dengan Rancangan Acak Kelompok.  Perlakuan tersebut adalah: PD0: PUFA-diet tanpa suplemen, PDA: dengan Asifit, PDY: dengan 0,5% yeast, PDC: dengan 2% curcuma, dan PDM: dengan 0,5% yeast + 2% curcuma.  Ransum- PUFA terdiri atas 80% PUFA- konsentrat sebagai ransum dasar dan 20% rumput gajah.   Sumber PUFA terdiri atas jagung giling sangrai, tepung kedelai sangrai, dan minyak jagung.  Hasil menunjukkan bahwa  konsumsi  DM, OM, CP, CF, NFE, ADF, dan GE tidak terpengaruh oleh perlakuan.  Namun, EE dan NDF  antarperlakuan berbeda  signifikan (P<0.05), sedang Ca dan P  berbeda sangat signifikan (P<0.01).  Kandungan nutrisi yang tinggi (DM, OM, CP, EE, CF, NDF, and GE)  ditemukan di feces pada kambing dengan perlakuan Curcuma (PDC), konsekuensinya adalah kecernaan nutrisinya secara signifikan (P<0.05) atau sangat signifikan (P<0.01) terendah.  Total digestible nutrient (TDN) dari  PDY dan PDM secara signifikan tinggi (79,89% dan 79,37%) disbanding ransum lainnya, terendah pada PDC (69,94%).  Hal ini menunjukkan bahwa yeast atau ragi dengan konsentrasi 1,8 108cfu/d baik disuplementasikan tunggal atau dikombinasi dengan 2% Curcuma dapat dikatakan sebagai kandungan yang tepat untuk memperbaiki kecernaan nutrisi pada kambing perah dengan laktasi akhir pada penelitian ini.

Kata kunci: curcuma, kambing perah,  PUFA-diet, TDN, yeast



DOI: https://doi.org/10.31186/jspi.id.9.2.110-116

Article Metrics

 Abstract Views : 4717 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 5 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Flag Counter

Editorial Office :

Gedung Laboratorium Jurusan Peternakan Lantai 2, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Jalan W.R. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu, 38371

Email : jspi@unib.ac.id, jsainpet@gmail.com